No current events.

PACKAGES || list of packages

alt

MENGENAI KAMPUNG SAWARNA

Lanskap keindahan alam terselip menghadap Samudera Hindia. Pantainya berpasir putih, berair biru jernih dan berbukit hijau nan lebat. Panjang pantainya mencapai 65 km dihiasi karang dan pasir putih. Pantai ini adalah pantai terindah dari lima pantai yang dimiliki Provinsi Banten. Untuk mencapai obyek wisata ini juga tidaklah sulit. Dari arah Jakarta ada dua jalur yang bisa kalian tempuh, pertama: Jakarta-Serang-Malingping-Bayah-Sawarna, atau jalur kedua yaitu Jakarta-Balaraja-Maja- Rangkasbitung-Malingping-Bayah-Sawarna. Dan dari Bayah menuju Pantai Sawarna kalian bisa menggunakan transportasi ojek yang banyak tersedia disana.


LINGKUNGAN

Sawarna berada di sebuah desa pesisir yang memiliki berbagai macam objek wisata menarik untuk dikunjungi seperti pantai, sungai, hutan, panjat tebing, gua, dan agrowisata. Wilayah pesisir indah ini menyatu dengan kisah mistis Nyai Roro Kidul dan ekploitasi batu bara di Bayah dan Lebak oleh penjajah asing.

Nama pantai Sawarna barangkali tak banyak terdengar, bahkan disepanjang jalan dari Malingping menuju Bayah masih banyak pejalan kaki/warga setempat yang belum mengetahui mengenai lokasi Kampung Sawarna ini. Padahal pantai yang terletak di Lebak, Banten ini mempunyai pesona yang cukup menarik. Sawarna menyajikan pantai yang landai dan pasir putih. Beberapa gua di sekitar pantai dan pohon nyiur yang melambai menambah daya tarik pantai ini. Bukan itu saja, ketika kalian akan menuju pantai Sawarna ini, sebelum masuk ke pantai ini kalian akan disuguhkan dengang sebuah jembatan gantung. Untuk yang suka berfoto ria, tempat ini juga bisa digunakan untuk berfoto. Setelah berjalan sekitar 1,5KM barulah ditemukan sebuah pantai dengan pasir putih yang landai. Itulah Pantai Sawarna.



Di sepanjang pantai, terdapat karang besar yang indah, biasanya dikenal dengan nama Tanjung Layar.  Kita juga dapat merasakan snorkeling untuk menyapa beragam ikan hias dan terumbu karang, temukan keindahannya di Pantai Ciantir, atau ber selancar (SURFING) di Pantai Tanjung Layar, Pantai Karang Bokor, Pantai Karang Seupang, Pantai Karang Taraje, dan Pantai Teluk Legon Pari.

Beberapa Goa disekitar pantai menambah daya tarik pantai ini, goa yang berbeda ukuran dapat Anda kunjungi seperti : Goa Lalay, Goa Sikadir, Goa Cimaul, Goa Singalong, dan Bukit Pasir Tangkil.  Goa di Sawarna merupakan gua karst (batu gamping) yang terbentuk dari masa Miosen awal.

Pantai Sawarna dikelilingi oleh lautan, pegunungan, dan persawahan, inilah yang menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan domestik dan mancanegara. Bagi anda pecinta surfing Pantai Sawarna merupakan tempat yang cocok, banyak pelancong dari mancanegara datang hanya untuk menikmati surfing dengan ombak yang luar biasa besarnya.



Sepintas ke hamparan pantai dan karang besar di pantai ini kalian seperti berada seperti di Phuket, Thailand. Dan jika kalian berjalan lagi juga menyusuri pantai lagi kalian juga akan menemukan beberapa spot yang sepi dan indah.

Apakah hanya itu saja keindahan pantai sawarna, tidak… masih ada lagi. Kalian bisa naik ke bukit dekat pantai sawarna ini. dan dari situ kalian bisa melihat hamparan pasir putih berpadu dengan laut biru yang indah. Menikmati pemandangan seindah itu sambil menikmati hembusan angin pantai pasti akan menyegarkan pikiran kalian. Dan yang pasti, keunikan dari pantai ini adalah suasana yang masih alami, permukaan pantai yang landai, dan airnya yang jernih.



PENGINAPAN

Kesan pertama melihat penginapannya, mantap! dengan pemandangan yang damai dan santai, meski rata-rata Non-AC

Bagian utara ada hamparan sawah yang membentang di lereng bukit dan di bagian selatan langsung menghadap pantai dengan deretan pohon kelapanya yang menjulang tinggi..

Beberapa menyediakan TV satelit, lemari pakaian,  wastafel, kamar mandi dengan closet duduk dan shower, plus kasur yang cukup nyaman dan diletakkan langsung di lantai…..

Lalu bagaimana dengan makanannya? Tidak usah khawatir, disini sangat homie sekali, di pagi hari kita bisa memesan gorengan panas yang baru digoreng disaat kita pesan, disamping sarapan pagi yang gratis tentunya…

Makan pun bisa order apa yang kita suka, syaratnya selama di dapur bahannya ada pasti dimasakin… nah itu dia yang menarik.. jadi makanan selalu fresh from the kitchen panas-panas dan dimasak ala kampung.. dengan rasa yang ringan dan gak neko-neko.. pokoknya kampung  banget deh..hehehe.. bener-bener merasakan kehidupan desa.. Tapi kalo adanya pas kebetulan cuma ada ikan, ya kudu nurut deh hehehe.. tp tetep enjoy kok..

LAGOON PARI

Perjalan ke lokasi ini cukup jauh, tapi worth it, kok! Tapi jangan lupa bawa minum dan cemilan yak, karena disana tidak ada warung atau semacamnya..alt

Sebenernya Lagoon Pari adalah sebuah hamparan pantai yang tidak terlalu besar, tapi pemandangannya sangat memuaskan terutama yang hobby fotografi. Disini ada jajaran karang yang besar dengan ombak yang sangat besar yang menghantam dinding-dinding karangnya..

GOA LALAY

Salah satu goa yang terdapat di desa Sawarna ini, dapat ditempuh sekitar 5 menit menggunakan ojeg dan disambung dengan berjalan kaki sekitar 5-10 menit..
Goa lalay terkenal dengan patung yang terbentuk alami dari stalagmit dan stalagtit membentuk 3 patung kecil dengan ukuran sekitar 20-25 cm.. Masing-masing berbentuk menyerupai Maria, Yusuf, dan Yesus..
Namun, harus berhati-hati ketika berjalan di dalam goa ini, karena jalan yang dilalui tergenang air setinggi betis orang dewasa dan jalan yang licin karena tertutupi oleh tanah liat licin..
alt
Belum ada yang pernah atau berani untuk menelusuri goa ini sampai ke ujungnya, jadi guide lokal hanya akan mengantar sampai tempat patung-patung tadi berada..

Melihat tanjung layar memang unik, disitu berdiri 2 bongkah batu besar yang pasti membuat bertanya-tanya orang yang melihatnya “dari mana ya bisa terbentuk seperti itu?”. Pertanyaan itu yang muncul pertama kali saya melihat bongkah batu yang besar itu, bagaimana kita tidak bertanya-tanya, di sekitarnya kita tidak akan melihat tanda-tanda yang memungkinkan batu itu bisa terbentuk seperti itu.

Di tempat ini kita juga bisa menghabiskan waktu menunggu sunset sambil duduk-duduk santai di beberapa pondok tempat penduduk lokal berjualan, asik memang apalagi kalo berduaan dengan pasangan..

Oya, perjalanan ke tempat ini boleh dikata agak sedikit “off-road” karena jalannya masih belum permanen dan samapi berita ini diturunkan sebagian sedang disipkan pengecoran semen seadanya, agar lebih manusiawi dilewati, tapi fun kok..



KEGIATAN

Pengunjung bisa bersantai menikmati kesegaran alam dan suasana perkampungan dengan latar birunya Samudera Hindia di dermaga atau berfoto-foto. Beberapa diantaranya seperti juga tebejowo, memberikan layanan foto menggunakan kamera SLR untuk hasil foto yang lebih baik, tanpa biaya tambahan!

alt

Add comment


Security code Refresh

Ask A Question